Play DOS Games in Linux

Wednesday, September 26, 2007

Mau main game lawas versi DOS di Linux?

Tentu kita masih ingat game Prince of Persia atau Doom, di era 1990-an disaat game DOS masih menjadi permainan hiburan di komputer sebelum ditemukannya game 3 dimensi yang berjalan diatas MS Windows. Jika kita menjalankannya di atas DOS akan sangat mudah, bagaimana dengan Linux?


Linux sebenarnya dibuat sebagai OS yang menyenangkan dan untuk memudahkan suatu pekerjaan atau sebagai hiburan. Kadang kala kita berpikir, Linux adalah hantu yang perlu ditakuti sehingga membuat kita enggan untuk menyentuhnya.


Untuk Linux sendiri pada saat ini sudah dikembangkan program-program tambahan (third party) untuk menjalankan DOS diatas XWindows (XWindows di Linux ada bermacam-macam, seperti KDE, GNome atau XFce) yang disebut dengan DOS emulator.

Hasil jalan - jalan ke SourceForge akhirnya saya menemukan program DOS emulator gratis yang disebut dengan DOSBox. Sebenarnya masih banyak DOS emulator lain seperti freeDOS, namun DOSBox lebih mudah dalam hal instalasi dan ukuran filenya yang kecil (hanya 634Kb).
DOSBox mengemulasikan prosesor Intel x86, lengkap berikut suara, tampilan, mouse dan keyboard.

Mungkin Anda akan menemui beberapa masalah untuk mouse dan keyboard yang menggunakan port USB di DOSBox. Persyaratan minimal hardware untuk program DOSBox adalah prosesor x86 (Pentium II 400Mhz) atau kelas 286 dan Linux Anda harus dilengkapi juga dengan SDL libary dan SDL devel yang bisa Anda download di sini tergantung distro Linux Anda.


Berikut langkah-langkah instalasi DOSBox :

1. Download SDL library ke directory yang telah Anda tentukan terlebih dahulu

# wget \
libsdl.org/release/SDL-1.2.8.tar.gz

2. Ekstrak dan lakukan peng-compile-an :


# tar -zxvf SDL-1.2.8.tar.gz
# ./SDL-1.2.8/configure &&
\
make && make install


3. Download DOSBox ke directory yang telah Anda tentukan terlebih dahulu


# wget \
jaist.dl.sourceforge.net/sourceforge/dosbox/dosbox-0.63.tar.gz

4. Ekstrak dan lakukan peng-compile-an

# tar -zxvf dosbox-0.63.tar.gz
# ./dosbox-0.63/configure \ && make && make install

5. Buat directory untuk menampung game DOS Anda, misalnya bernama gamegue di directory /home/user


# mkdir /home/user/gamegue


6. Download salah satu game DOS favorite Anda dan ekstrak di directory /home/user/gamegue. Misal download game "prince of versia 4d" sebesar 608Kb di
Dos Games Archive

# cd /home/user/gamegue # wget \dosgamesarchive.com/download/4dprince.zip

7. Ekstrak


# unzip 4dprince.zip


8. Jalankan DOSBox, mount (DOSBox internal command) directory gamegue dan jalankan game prince of persia dalam mode fullscreen

# dosbox -c "MOUNT c \

/home/user/gamegue" -c "c:" -c "4D_PRIN.exe"


Alternatif lainnya kita lakukan langkah-langkahnya per baris seperti berikut :

- Jalankan DOSBox dalam mode fullscreen


# dosbox -fullscreen


- Mount directory /home/user/gamesaya sebagai drive C


Z:\> MOUNT c /home/user/gamesaya


- Pindah ke prompt C


Z:\> c:


- Jalankan game prince of persia


C:\> 4D_PRIN.exe


9. Selamat bermain dan bernostalgia. Ok?

Catatan : Jika ingin keluar dari mode fullscreen, tekan tombol ALT+ENTER

Sumber: Dari berbagai sumber

Digg this

Satu Lagi Billing Warnet Open Source: OutKafe

Friday, September 21, 2007


Perangkat lunak billing untuk warnet Linux, OutKafe 5.2.2 baru saja dirilis. Pada rilis kali ini mengusung beragam perbaikan bug pada aplikasi dan kompatibilitas sistem. OutKafe adalah perangkat lunak untuk mengatur bisnis internet caffe, dimana didistribusikan dengan lisensi GNU/GPL versi 3.

Perangkat ini dikembangkan oleh programmer asal Afrika Selatan, AJ. Venter dengan sponsor dari
OutKast Solutions.

OutKafe terdiri dari outkafed, yang berjalan sebagai server utama untuk mencatat waktu pemakaian, outkafe-admin, untuk administrasi sistem, dan outkafe client yang dibuat untuk berbagai platform client baik Linux maupun Windows.

Anda pengelola warnet, khususnya warnet Linux? Mungkin Anda tertarik mencoba perangkat lunak bebas lisensi ini :) Silahkan download disini.

(sumber: majalah-linux)


Digg this

Bluetooth GPRS Modem on Ubuntu

Monday, September 17, 2007

Cara untuk connect GPRS dengan bluetooth ke ponsel GSM.
(HP yang dipergunakan disini sebagai contoh adalah Motorola V-Series)

Langkah2 nya adalah :

Pastikan bluetooth sudah running di laptop atau desktop kita. Jika perlu lakukan perintah :

sudo /etc/init.d/bluetooth restart

Bluetooth di ponsel sudah menyala (aktif), pastikan juga discoverable.

Dari console lakukan proses scan untuk mengetahui alamat hardware dari bluetooth yg ada di ponsel:

hcitool scan

#:~$ hcitool scan Scanning ... 00:17:E3:86:AF:17 Motorola V3x

Nah hingga disini kita telah mendapatkan hardware addressnya yaitu :

00:17:E3:86:AF:17


Pada console, gunakan sdptool untuk mengetahui channel number yg digunakan untuk dial-up networking (tiap tipe ponsel beda2)

#:~$ sdptool browse 00:17:E3:86:AF:17

Browsing 00:17:E3:86:AF:17 ...
Service Class ID List:
"SDP Server" (0x1000)
Protocol Descriptor List:
"L2CAP" (0x0100)
"SDP" (0x0001)
Profile Descriptor List:
"SDP Server" (0x1000)
Version: 0x0100
Service Name: Dial-up Networking Gateway
Service Description: Dial-up Networking Gateway
Service Provider: Motorola
Service RecHandle: 0x10001
Service Class ID List:
"Dialup Networking" (0x1103)
Protocol Descriptor List:
"L2CAP" (0x0100)
"RFCOMM" (0x0003)
Channel: 1
Language Base Attr List:
code_ISO639: 0x656e
encoding: 0x6a
base_offset: 0x100
code_ISO639: 0x00
encoding: 0x6a
base_offset: 0xc800
code_ISO639: 0x7a68
encoding: 0x6a
base_offset: 0xc803
Profile Descriptor List:
"Dialup Networking" (0x1103)
Version: 0x0100

Dari hasil browse di atas maka channel yg digunakan adalah 1

Edit file /etc/bluetooth/rfcomm.conf dengan editor favorit. Bisa memakai nano, gedit atau lainnya.

sudo nano /etc/bluetooth/rfcomm.conf

Ketik dan edit seperti ini, yg penting adalah hardware address dari bluetooth di ponsel dan channel numbernya.

#
# RFCOMM configuration file.
#

rfcomm0 {
# # Automatically bind the device at startup
bind yes;
#
# # Bluetooth address of the device
device 00:17:E3:86:AF:17;
#
# # RFCOMM channel for the connection
channel 1;
#
# # Description of the connection
comment "Bluetooth device Motorola V3x";
}


Jangan lupa untuk menyimpannya.

Lalu restart bluetooth di PC/laptop:

sudo /etc/init.d/bluetooth restart

Kemudian check dengan rfcomm apakah sudah ter-bind address tersebut :

rfcomm
rfcomm0: 00:17:E3:86:AF:17 channel 1 clean

Ok, rfcomm nya sudah ready untuk digunakan. Kalau tidak muncul apa2 setelah lakukan perintah rfcomm, berarti masih ada yg salah. Cek ulang konfigurasi di atas.

Install gnome-ppp lalu jalankan (Application-> Internet -> gnome-ppp). Pada bagian konfigurasi modem, ubah /dev/ttys0 menjadi /dev/rfcomm0. Jangan lupa pada saat koneksi aktifkan log untuk melihat error yg mungkin timbul. Biasanya error yg timbul pertama kali adalah masalah permission. Set permission kalau memang diperlukan.

Pastikan phone number, username dan password yg disediakan provider gprs benar penulisannya.

Untuk kartu XL (Xplor dan Bebas) :

Username = xlgprs
Password = proxl

Phone number = *99***1#


Untuk kartu 3 (Three) :

Username : 3gprs
Password : 3gprs
Phone number = *99***1#

Untuk kartu lainnya:

Kartu Matrix, klik disini.
Kartu Hallo, Simpati, As (Telkomsel), klik disini.
Kartu IM3, klik disini.

Selesai, silahkan mencoba!

Digg this


Delicious Digg Technorati Reddit Furl BlinkList Yahoo! NewsVine Netscape Google Live Bookmark Netvouz Squidoo StumbleUpon Magnolia.png
Open Source Is Never Die - Free AdSense Tips e-Book