Bluetooth GPRS Modem on Ubuntu

Monday, September 17, 2007

Cara untuk connect GPRS dengan bluetooth ke ponsel GSM.
(HP yang dipergunakan disini sebagai contoh adalah Motorola V-Series)

Langkah2 nya adalah :

Pastikan bluetooth sudah running di laptop atau desktop kita. Jika perlu lakukan perintah :

sudo /etc/init.d/bluetooth restart

Bluetooth di ponsel sudah menyala (aktif), pastikan juga discoverable.

Dari console lakukan proses scan untuk mengetahui alamat hardware dari bluetooth yg ada di ponsel:

hcitool scan

#:~$ hcitool scan Scanning ... 00:17:E3:86:AF:17 Motorola V3x

Nah hingga disini kita telah mendapatkan hardware addressnya yaitu :

00:17:E3:86:AF:17


Pada console, gunakan sdptool untuk mengetahui channel number yg digunakan untuk dial-up networking (tiap tipe ponsel beda2)

#:~$ sdptool browse 00:17:E3:86:AF:17

Browsing 00:17:E3:86:AF:17 ...
Service Class ID List:
"SDP Server" (0x1000)
Protocol Descriptor List:
"L2CAP" (0x0100)
"SDP" (0x0001)
Profile Descriptor List:
"SDP Server" (0x1000)
Version: 0x0100
Service Name: Dial-up Networking Gateway
Service Description: Dial-up Networking Gateway
Service Provider: Motorola
Service RecHandle: 0x10001
Service Class ID List:
"Dialup Networking" (0x1103)
Protocol Descriptor List:
"L2CAP" (0x0100)
"RFCOMM" (0x0003)
Channel: 1
Language Base Attr List:
code_ISO639: 0x656e
encoding: 0x6a
base_offset: 0x100
code_ISO639: 0x00
encoding: 0x6a
base_offset: 0xc800
code_ISO639: 0x7a68
encoding: 0x6a
base_offset: 0xc803
Profile Descriptor List:
"Dialup Networking" (0x1103)
Version: 0x0100

Dari hasil browse di atas maka channel yg digunakan adalah 1

Edit file /etc/bluetooth/rfcomm.conf dengan editor favorit. Bisa memakai nano, gedit atau lainnya.

sudo nano /etc/bluetooth/rfcomm.conf

Ketik dan edit seperti ini, yg penting adalah hardware address dari bluetooth di ponsel dan channel numbernya.

#
# RFCOMM configuration file.
#

rfcomm0 {
# # Automatically bind the device at startup
bind yes;
#
# # Bluetooth address of the device
device 00:17:E3:86:AF:17;
#
# # RFCOMM channel for the connection
channel 1;
#
# # Description of the connection
comment "Bluetooth device Motorola V3x";
}


Jangan lupa untuk menyimpannya.

Lalu restart bluetooth di PC/laptop:

sudo /etc/init.d/bluetooth restart

Kemudian check dengan rfcomm apakah sudah ter-bind address tersebut :

rfcomm
rfcomm0: 00:17:E3:86:AF:17 channel 1 clean

Ok, rfcomm nya sudah ready untuk digunakan. Kalau tidak muncul apa2 setelah lakukan perintah rfcomm, berarti masih ada yg salah. Cek ulang konfigurasi di atas.

Install gnome-ppp lalu jalankan (Application-> Internet -> gnome-ppp). Pada bagian konfigurasi modem, ubah /dev/ttys0 menjadi /dev/rfcomm0. Jangan lupa pada saat koneksi aktifkan log untuk melihat error yg mungkin timbul. Biasanya error yg timbul pertama kali adalah masalah permission. Set permission kalau memang diperlukan.

Pastikan phone number, username dan password yg disediakan provider gprs benar penulisannya.

Untuk kartu XL (Xplor dan Bebas) :

Username = xlgprs
Password = proxl

Phone number = *99***1#


Untuk kartu 3 (Three) :

Username : 3gprs
Password : 3gprs
Phone number = *99***1#

Untuk kartu lainnya:

Kartu Matrix, klik disini.
Kartu Hallo, Simpati, As (Telkomsel), klik disini.
Kartu IM3, klik disini.

Selesai, silahkan mencoba!

Digg this

Migrating from Windows to Linux

Friday, September 14, 2007

Banyak sekali artikel yang menjelaskan tentang alasan - alasan mengapa seharusnya kita pindah ke Linux dari OS lain. Seringnya, hal yang menjadi alasan utama adalah isu tentang lisensi Linux yang open source, dukungan hebat dari komunitas Linux yang fanatik, tingkat keamanan sistem yang canggih, dukungan format file yang segudang, dan juga fakta yang tak bisa dibantah bahwa Linux dapat berjalan dalam berbagai platform serta banyak lagi alasan lainnya.

Akan tetapi tanpa adanya desktop canggih dan nyaman yang menyertai Linux dan juga aplikasi - aplikasi alternatif yang bisa digunakan sebagai pengganti aplikasi yang biasa digunakan didalam OS mereka sebelumnya, sebetulnya anjuran migrasi ke Linux adalah sesuatu yang sangat sulit buat mereka ikuti. Berbagai penjelasan yang bermaksud mengarahkan pengguna OS lain untuk migrasi ke Linux biasanya disertai dengan menghilangkan mitos bahwa Linux itu sulit dan bikin pusing kepala. Cara yang paling mudah untuk mengarahkan pengguna Windows umum untuk migrasi sebetulnya adalah dengan memperkenalkan mereka langsung ke system Linux yang mempunyai desktop yang baik dan fashionable semisal Ubuntu, Mandriva, Fedora atau PCLinux OS. Seperti yang telah kita ketahui bersama, pengguna komputer umum adalah pengguna yang lebih sering memanfaatkan Windows dengan aplikasi Microsoft Office nya untuk pekerjaan harian mereka. Untuk alasan itulah, adalah sangat bijaksana dan lebih mudah mereka kita arahkan untuk migrasi bila kita perkenalkan dengan aplikasi office standar Linux, yaitu Open Office, sekaligus membandingkannya dengan Microsoft Office.

Setelah itu barulah kita bisa perkenalkan mereka dengan aplikasi Linux lainnya, misalnya aplikasi multimedia, emulator Wine, dan lain - lain.

Berikut ini adalah daftar dari aplikasi alternatif yang berjalan di Linux, yang dapat digunakan sebagai pengganti aplikasi Windows:


Windows Software Kategori Alternatif Linux
3D Studio Max 3D Computer Graphics Blender
K-3D
ACDSee Graphics Viewer Cornice
Imgv
Adobe Reader Office Utility Adobe Reader
Evince
KPDF
okular
Abode InDesign Desktop Publishing Scribus
Adobe Illustrator Graphics Inkscape
Skencil
Xara Xtreme
Adobe PhotoAlbum Digital Camera digiKam
Adobe Photoshop Graphics CinePaint
GIMP
Gimpshop
Krita
Pixel
AOL Instant Messenger Communication Kopete
Pidgin
AutoCAD CAD K-3D
QCad
BRL-CAD
CDex Multimedia Grip
K3b
RipOff
Sound Juicer
Citrix Presentation Server Networking NX Free Server
RealVNC
Dreamweaver Web Development Bluefish
Quanta Plus
Nvu
Filezilla FTP Client gFTP
Filezilla
Final Cut Pro Multimedia Editor Avidemux
Cinelerra
Kino
Rosegarden
Forte Agent Usenet newsreader KNode
Pan
iTunes Media Player Amarok
Banshee
gtkpod
Microsoft Access Database Kexi
OpenOffice.org
Microsoft Excel Spreadsheet Gnumeric
OpenOffice.org
Microsoft Internet Explorer Web Browser Firefox
Opera
Microsoft Money Money Management GnuCash
Microsoft Office Office Suite Google Docs & Spreadsheets
OpenOffice.org
Microsoft Outlook Email Client Evolution
KMail
Thunderbird
Microsoft Word Wordprocessor AbiWord
Kword
OpenOffice.org
Microsoft Visio Office Drawing ArgoUML
Dia
Kivio
Microsoft Visual Studio Development Environment Anjuta
Eclipse
KDevelop
mIRC IRC Client XChat
Movie Collector DVD Cataloging Griffith
Nero Burning Rom CD/DVD Burning GnomeBaker
K3b
Nero Linux
Norton Ghost Backup/Restore Partition Image
Notepad Simple Text Editor Cream
SciTE
OmniPage Text Recognition (OCR) Kooka
Partition Magic System Utility GParted
PowerDVD DVD Player MPlayer
VLC
Quicken Personal Finance GnuCash
kMyMoney
Moneydance
Quick Books Financial / Taxation MyBooks Professional
Skype Internet Telephony Skype
WengoPhone
µTorrent BitTorrent client Azureus
Deluge
KTorrent
VideoReDo Video Editing Avidemux
Lives
Winamp Multimedia Player Audacious
Amarok
Banshee
Helix Player
Windows Media Center Home Media Box MythTV
Windows Media Player Multimedia Player Kaffeine
MPlayer
Totem
xine
ZoneAlarm Firewall Guarddog
Firestarter

Mudah - mudahan dapat membantu. Go Indonesia Open Source Go !

Digg this

IGOS Kwartet: What's That?

Wednesday, September 05, 2007

IGOS KWARTET adalah sebuah teknologi yang mampu menghubungkan 4 set monitor, keyboard, dan mouse dengan sebuah personal computer berbasis Linux yang dilengkapi dengan 4 buah kartu VGA dan port USB sebanyak 8 buah.

IGOS KWARTET memungkinkan setiap terminal memiliki kualitas visual yang bagus sesuai dengan kemampuan kartu VGA-nya. Hal ini dimungkinkan sebab setiap terminal terhubung dengan 1 kartu VGA.
IGOS KWARTET dapat diterapkan untuk warnet-warnet yang ingin melakukan penghematan biaya investasi perangkat keras namun pengguna warnet tetap dapat menikmati kualitas visualisasi yang bagus dan menarik.

IGOS KWARTET ini juga memudahkan proses perawatan terminal/klien karena hanya berupa monitor, keyboard, dan mouse. Implementasi warnet dengan IGOS KWARTET ini juga lebih tahan terhadap serangan virus atau trojan horse karena sistem operasi yang digunakan adalah Linux.


Aplikasi Yang Berjalan
Sistem Operasi Linux
Aplikasi Perkantoran OpenOffice
Internet Browser Mozilla Firefox, Opera
Internet Messenger GAIM, KOPETE, K-IRC
FTP Client GFTP
Email Client K-MAIL, Evolution
Aplikasi Kompresi ARK

Spesifikasi

Server :
- Pentium III-800
- Memory 512 MB
- HD 20 GB
- Dual ethernet card
- Any Linux distro with pre-installed : mysql database, apache and php.

Client :
- Pentium IV - 2.4 Ghz
- Memory 512 MB
- HD 20 GB
- 4 VGA , recommend : Riva TNT, ATI Rage, GeForce MX, Ati Radeon 7500.
- Ethernet Card
- 2 USB Hub 4 port.
- Any Linux Distro and 2.6 kernel, but well tested with Suse.

Source: PSN/IgOS

Digg this


Delicious Digg Technorati Reddit Furl BlinkList Yahoo! NewsVine Netscape Google Live Bookmark Netvouz Squidoo StumbleUpon Magnolia.png
Open Source Is Never Die - Free AdSense Tips e-Book